Dari Layar ke Layar: Upaya Otty Widasari Mengganggu Otoritas Tunggal
Sejak sinema hadir dalam bentuknya yang diproyeksikan ke layar putih, ia tak pernah meninggalkan kita. Ia terus bermutasi menjadi bentuk-bentuk baru, menjadi sebuah industri, dengan sendirinya memunculkan perlawanan atas industri tersebut, dan seterusnya. Namun, kedatangannya ke Indonesia jauh lebih kompleks, karena ia hadir sebagai mesin yang membawa struktur-struktur kekuasaan Eropa. Orang-orang pribumi hanya hadir sebagai …
Continue reading “Dari Layar ke Layar: Upaya Otty Widasari Mengganggu Otoritas Tunggal”