Dari Layar ke Layar: Upaya Otty Widasari Mengganggu Otoritas Tunggal

Sejak sinema hadir dalam bentuknya yang diproyeksikan ke layar putih, ia tak pernah meninggalkan kita. Ia terus bermutasi menjadi bentuk-bentuk baru, menjadi sebuah industri, dengan sendirinya memunculkan perlawanan atas industri tersebut, dan seterusnya. Namun, kedatangannya ke Indonesia jauh lebih kompleks, karena ia hadir sebagai mesin yang membawa struktur-struktur kekuasaan Eropa. Orang-orang pribumi hanya hadir sebagai …

catatan setelah hari raya

“Dini pulang kapan?” tanya Bapak, beberapa hari yang lalu. “Ini lagi pulang.” “Berhenti ngekos gitu, kapan?” “Oktober.” Semester depan, setelah festival film yang kuadakan bersama teman-teman yang lain selesai, aku akan berhenti ngekos dan kembali pindah ke rumah. Sekilas, bukan lompatan iman yang terlalu jauh. Rumahku di Jakarta Pusat, sebenarnya masih memungkinkan kalau pulang-pergi ke …

welcome!

Well, hello. It’s 3.20 AM when I’m writing this. I just pretend it’s jetlag although you can’t get one from a 1 hour and 20 minute flight, technically. I’ve been planning to move my blogging platform to WordPress because it’s more fit for long words and actual blogging activity–as opposed to the usual Tumblr fandom-blogging. I …

This website stores cookies on your computer. These cookies are used to provide a more personalized experience and to track your whereabouts around our website in compliance with the European General Data Protection Regulation. If you decide to to opt-out of any future tracking, a cookie will be setup in your browser to remember this choice for one year.

Accept or Deny